Menghindari Sembelit Pada Balita

Menghindari Sembelit Pada Balita – Sembelit pada balita bisa menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan, mulai dari perut kembung, menurunnya nafsu makan, hingga ketidaknyamanan yang membuat balita menjadi rewel. Sebagai langkah antisipasinya, berikut ini adalah beberapa tindakan yang bisa dilakukan ketika balita sembelit:

1. Meningkatkan asupan cairan untuk balita

Penambahan asupan cairan bisa membantu mengatasi sembelit yang dialami oleh balita. Selain ASI Anda bisa menambahkan menu jus buah untuk balita Anda seperti jus apel, pir atau pepaya setidaknya dua kali sehari untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

2. Memilih menu yang sehat untuk balita

Ketika Anda mulai mengenalkan MPASI (Makanan Pendamping ASI) sebaiknya memilih jenis menu yang kaya serat dan tidak berpotensi menyebabkan sembelit pada balita, seperti bayam, aprikot, brokoli, kacang merah, kacang polong dan pir.  Beberapa makanan yang bisa menyebabkan sembelit pada balita antara lain pisang, salak dan keju.

3. Mengganti susu formula

Jika Anda curiga bahwa susu formula menjadi penyebab sembelit pada balita Anda, maka sebaiknya segera menggantinya dengan susu lain yang memiliki komposisi berbeda. Akan lebih baik jika mengkonsultasikannya dulu dengan dokter untuk memilih susu formula yang paling tepat.

4. Membiasakan balita untuk buang air besar

Dengan membiasakan balita untuk buang air besar secara teratur, hal itu akan membantu mengatasi dan mencegah terjadinya sembelit pada balita. Anda bisa melatih anak untuk ke toilet jika anak sudah merasa kenyang atau sudah banyak mengkonsumsi makanan.

5. Memberikan pijatan lembut

Anda juga bisa memberikan pijatan lembut pada balita Anda pada area sekitar perut bawah, yaitu seukuran tiga jari di bawah pusar pada sisi kiri bawah perut. Anda bisa melakukan pijatan dengan tekanan lembut secara konstan sekitar 3 menit. Pijatan ini bisa membantu pergerakan makakan di usus sehingga menimbulkan tekanan lembut pada usus dan tekanan inilah yang akan memudahkan terjadinya pengeluaran feses.

6. Menjaga kebersihan area anus

Keluhan sembelit seringkali disertai dengan munculnya luka sehingga diperlukan antisipasi agar tidak menimbulkan infeksi, yaitu dengan menjaga kebersihannya dan memberikan antiseptik atau lotion yang aman untuk balita.

7. Konsultasikan dengan dokter

Sembelit yang sering dialami oleh balita bahkan berlangsung terus menerus tentu membutuhkan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.  Segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut agar mendapatkan penanganan medis yang sesuai.  Jangan sekali-kali memberikan obat pencahar kepada balita Anda tanpa mengkonsultasikannya terlebih dulu pada dokter anak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*